RSS

2013 Kaltara (Mungkin) Tak Dapat Alokasi APBN

15 Nov
Gambar

Salah satu kekayaan Kaltara yang tak ternilai harganya adalah hutan belantara yang masih lebat dan asri. Jangan sampai ini habis dan rusak.

Sebagai provinsi baru Kalimantan Utara (Kaltara), sudah dipastikan tidak akan mendapatkan alokasi dana dari APBN tahun 2013 untuk biaya operasional. Kaltara hanya akan mendapat subsidi dana operasional dari provinsi induk Kalimantan Timur (Kaltim) dan kota maupun kabupaten yang merupakan bagian dari provinsi ke 34 itu.

“Khususnya untuk tahun ini mungkin belum ada anggaran untuk khusus dari APBN yang diberikan untuk Provinsi Kaltara itu sendiri, jadi Kaltara harus mempersiapkan diri didalam masa transisi ini dengan semata-mata memanfaatkan alokasi dana yang dianggarkan Pemerintah Provinsi (Kaltim) dan dari masing-masing kabupaten kota yang menjadi bagian dari Kaltara itu,” kata anggota DPR Dapil Kaltim Hetifah Sjaifudian, Kamis (15/11).

Untuk mendapatkan alokasi dana APBN kata Hetifah, pemerintah daerah (Kaltara) harus membuat masterplan pembangunan terlebih dan mengindentifikasi hal-hal yang dibutuhkan secara terperinci, termasuk membuat kajian-kajian secara detail, yang diharapkan bisa menjadi bahan untuk mengajukan permohonan untuk dana APBN.

“Dan tentunya tahun ini (2013) dibutuhkan bukan saja kerelaan tapi juga, dukungan yang jelas dari provinsi (Kaltim) ini kuncinya. Jadi Provinsi Kaltim sebagai yang melahirkan Kaltara sebagai induk memiliki anak, tentu sampai si anak ini menjadi mandiri, tetap juga ikut bertanggungjawab, termasuk kita,” imbuh anggota Komisi V ini.

Menurut Hetifah, sebenarnya untuk program pembangunan, setiap kabupaten kota yang merupakan bagian dari Kaltara sudah mendapatkan alokasi dana APBN masing-masing, terutama ada beberapa daerah yang

masuk daerah tertinggal, atau daerah perbatasan, kawasan-kawasan strategis nasional lainnya pasti mendapatkan perhatian khusus. “Karena memang untuk tahun 2013 sudah diputuskan,” ucapmnya singkat.

Hanya saja Hetifah menambahkan, sebagai provinsi, Kaltara memiliki hak otonomi, misalnya menjalankan fungsi pusat yang sudah pasti membutuhkan dana, mungkin melalui dana alokasi tertentu ataupun dana
konsentrasi tertentu.

“Nah itu baru bisa , terjadi pasca, setelah Kaltara benar-benar memiliki pemimpin yang baik, yang merupakan pilihan rakyatnya , juga memiliki DPRD nya , karena APBD dari Kaltara tentu harus diputuskan melalui DPRD Kaltara, tidak bisa oleh pejabat sementara,” ujarnya.

Sebelumnya dia bersyukur, karena Kaltara akhirnya menjadi daerah otonomi baru. Karena untuk menuju daerah baru itu dibutuhkan proses yang sangat panjang, khususnya untuk mendapat persetujuan dari DPR dalam bentuk Undang-undang, yang memakan waktu hingga bertahun-tahun.

“Namun setelah ini tentu ada proses oanjang lainnya yang membutuhkan kesabaran dan kerja keras serta kerjasama anatar stakeholder antar beberapa level supaya pembangunan Kaltara itu mengalami satu percepatan dan juga cita-cita untuk mensejahterakan masyarakat itu bisa tercapai,” paparnya.

Sebelumnya Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak menjanjikan, Pemerintah Provinsi Kaltim dan sejumlah daerah di Kaltim siap mengelontorkan dana sebesar Rp 386 miliar, sebagai dana operasional Kaltara. Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri kata Awang akan mengelotorkan sebesar Rp300 miliar, yang diperuntukkan untuk dana operasional dan pemilihan kepala daerah (Gubernur Kaltara).

Dari Rp 300 miliar tersebut, Rp 250 miliar akan dialokasikan untuk biaya operasional dan Rp 50 miliar untuk biaya pemilihan Gubernur Kaltara. Sedangkan Rp 86 miliar sendiri berasal dari Kabupaten Bulungan yang akan mengucurkan sebesar Rp 50 miliar, Malinau dan Tarakan akan mengucurkan dana sebesar Rp 36 miliar.(sumber : http://www.jurnas.com)

 
Leave a comment

Posted by on 15 November 2012 in Ekonomi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: