RSS

Tak Seperti Bali, Kota di Kaltara “Jual” Wisata Budaya

06 Nov

Gambar

Pantai Amal di Kota Tarakan, salah satu kawasan wisata andalan di provinsi Kaltara

Tarakan menjadi satu-satunya kota yang secara administratif bergabung dengan Kalimantan Utara, sebelumnya dengan Kalimantan Timur. Walau dikelilingi laut, Kota Tarakan tak bisa mengandalkan wisata alam untuk menarik wisatawan datang.

Tarakan di Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan sebuah kota berbentuk pulau seluas 250 kilometer. Sebuah daerah yang dikelilingi laut biasanya akan “menjual” pemandangan alamnya kepada wisatawan. Namun, tidak demikian dengan Kota Tarakan.

Pantai Amal, misalnya, letaknya langsung menghadap laut lepas. Ombak pantai sepanjang tiga kilometer ini cukup besar yang mengakibatkan abrasi pantai, dan dinilai kurang cocok untuk wisata air, seperti snorkeling maupun diving.

“Di Pantai Amal, ombaknya besar karena langsung menghadap laut lepas sehingga jarang ada aktivitas air. Saat ini, Pantai Amal sedang dipasangi tembok dan bebatuan untuk mencegah abrasi,” kata Irwansyah, Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Kota Tarakan, ketika dihubungiOkezone, Selasa (6/11/2012).

Sejauh ini, wisatawan yang datang ke Pantai Amal lebih banyak menghabiskan waktu dengan menikmati panorama pantai sambil menyantap hidangan laut.

“Biasanya wisata kuliner,makan udang. Udangnya langsung dari laut, jadi fresh,” imbuhnya.

Namun menurutnya, Kota Tarakan tak kehabisan akal untuk menggali potensi pariwisatanya di luar wisata alam yang dinilai kurang membawa keberuntungan.

“Kita tidak punya alam seperti Bali, jadi kita kembangkan sektor lain,” ujarnya.

Kota Tarakan pun fokus mengembangkan potensi wisata budaya. Di Tarakan, secara rutin diselenggarakan festival kebudayaan bertajuk Pesta Rakyat Iraw Tengkayu. Pesta rakyat ini diisi dengan pawai mengiringi Padau Tuju Dulung, yaitu sebuah perahu dengan tujuh haluan, sebelum akhirnya dilarung ke Pantai Amal.

Acara yang menyedot banyak wisatawan ini dihelat setiap dua tahun. Untuk yang akan datang, Pesta Rakyat Iraw Tengkayu akan diadakan pada Desember 2013.

 
Leave a comment

Posted by on 6 November 2012 in Kebudayaan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: