RSS

Masyarakat Kaltara tidak ikut Pemilu 2014

01 Nov

Gambar

Perjalanan sebagai provinsi seutuhnya masih panjang, bahkan pada Pemilu 2014 Kaltara belum dianggap provinsi mandiri

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) baru akan dimasukkan dalam daerah pemilihan (dapil) pada pemilihan umum (Pemilu) 2019. Sementara untuk Pemilu 2014, provinsi yang baru disepakati itu masih akan mengikuti daerah induknya, Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota Komisi II DPR Arif Wibowo mengatakan, tidak dimasukkannya Kaltara dalam dapil dalam pemilu 2014 dikarenakan pemekaran wilayah itu dilakukan saat proses pemilu 2014 berjalan.

“Enggak ada masalah (dapil). Karena, (Kaltara) daerah pemekaran menuju 2014. Nanti dapil pemilunya ikut di 2019,” katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (31/10/2012).

Dia mengungkapkan, dalam Pemilu 2014 masyarakat Kaltara akan berpartisipasi sebagai masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim). “Masyarakatnya akan tetap Kaltim. Mereka masih masuk ke dalam daerah Kaltim,” ujarnya.

Seperti diketahui, DPR telah menyepakati pembentukan Kaltara sebagai provinsi baru melalui paripurna pada 25 Oktober 2012 lalu. Kaltara sendiri, nantinya akan terdiri dari Kabupaten Bulungan, Berau, Nunukan, Malinau, dan Kota Tarakan, dan Tanjung Selor (Bulungan) yang akan menjadi Ibu kota Kaltara.

Di sisi lain, wilayah Kaltim juga akan mengalami penyusutan apabila Kaltara jadi dibentuk, dari yang awalnya memiliki 10 kabupaten dan empat kota, menjadi enam kabupaten dan tiga kota. (sumber : sindonews.com)

 
Leave a comment

Posted by on 1 November 2012 in Kebudayaan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: